PIMPINAN YAYASAN AR-ROHMAH

PIMPINAN YAYASAN AR-ROHMAH :
USTADZ MOKHAMAD NURHADI. S.Kep., NS
USTADZAH HARTATIK. S.Pd.I., MA
USTADZ RUSLI

Rabu, 17 Agustus 2011

LANGIT NGABLAK MENJADI LAUTAN API

Tepatnya tanggal 23 Juni 2011, langit - lagit ngablak menjadi lautan api, dengan nada dentuman kembang  api dan sorak riuh serta decak kekaguman dari para tamu undangan pada kegiatan pembukaan Optimalisasi Indonesia Seni Budaya (OPTIMIS AR-Rohmah) yang di kemas dalam sebuah pagelaran seni dan budaya (Pagung gembira).yang bertajuk membangun karakter mewarnai dunia.



acara dimulai dengan pembukaan yang diawali sambutan Kepala M.I.M.A / Diniyah AR-Rohmah Ustadzah Hartatik.S.Pd.I., MA dan dilanjutkan dengan pembukaan acara yang langsung dibuka oleh ketua yayasan AR-Rohmah Bapak. Mokhamad Nurhadi. S.Kep., Ns. dengan di tandai pemukulan beduk tanda pangung genbira OPTIMIS One Generation di buka, kemudian dilanjutkan dengan peragaan drama sejarah AR-Rohmah dan pergerakannya di Masyarakat, serta tari pita dan seni bela diri warisan nenek moyang bangsa Indonesia (Pencak Silat), dilanjutkan penampilan group nasyid Ar-Rohmah yang membawakan lagu Latahzanu oleh mbak Eka, doa anak sholeh oleh kak Fian dan kak Totok, dan adakah cinta oleh mas Tohir (santri KMI AR-Rohmah kls 1) yang tak kalah menarik adalah penampilan group rebana AR-Rohmah dengan iringan musik al-banjarinya juga mampu membuat para tamu undangan terdiam kagum. kemudian acara dilanjutkan dengan  masuknya para penari Tarian Nusantara dengan iringan lagu Tanah airku oleh kak Fian dan mbak Nikmah, acara dilanjutkan dengan tarian nusantara yang diiringi dengan musik daerah dari sumatra barat, aceh, kaltim, jatim, bali, jateng hingga sumatra selatan,yang di bawakan oleh santri M.I.M.A Ar-Rohmah. acara ini pun tak luput dari sorak dan tepuk tanggan para tamu undangan! setelah tari selesai  lagu kebyar - kebyar ciptaan gombloh  dinyayikan oleh Kak Rina dan Kak Ayu diikuti para penari, kemudian para penari memperagakan  permainan daerah cublek - cublek suweng, gundul - gundul pacul. kemudian dilanjutkan dengan pementasan puisi renungan ilir - ilir oleh kak Ayu dan mas Subkhan. lalu dilanjutkan dengan Nasyid Duhgusti dan doa penutup oleh kak tukin.

Tidak ada komentar: